-->

Buang Sabu Saat Disetop, Warga Sipare pare Lengket Dipegang Polisi

 





Tersangka Di yang membuang bungkusan plastik kecil yang diduga sabu saat distop polisi 


BATUBARA | StanvasNet -Di, 36, warga  Kel. Perkebunan Sipare - Sipare Kec. Sei Suka Kab. Batu Bara reflex membuang bungkusan kecil plastik yang diduga sabu, saat petugas Polsek Indrapura menyetop sepeda motornya.

Kepada wartawan Kanit Reskrim Polsek Indrapura Iptu Jimmy R Sitorus menjelaskan,   Sabtu (30/9)  14.30   melakukan penangkapan terhadap seorang pria yang diduga memiliki dan menguasai narkotika jenis sabu - sabu.

 " Kami mendapat informasi pria dengan ciri ciri yang sudah di ketahui petugas, sedang mengendarai sepeda motor dan langsung menangkap pelaku, terlihat plastik kecil yang di buang dekat kaki pelaku,  setelah di introgasi pelaku mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya yang hendak dia pakai," ujar Sitorus.

 Petugas langsung mengamankan tersangka dan barang bukti, sekaligus membawanya ke Mako Polsek Indrapura guna proses lebih lanjut. 

Kepada tersangka dikenakan   Pasal 112 Undang - undang  No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(R1)



Share:

SGAR Alumina Mempawah Mampu Produksi 1 juta ton alumina per Tahun

  


Wamen BUMN Republik Indonesia Kartiko Wirjoatmodjo ,Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID Dilo Seno Widagdo dan Direktur Utama PT Inalum Danny Praditya, Direktur Pengembangan Usaha Inalum Melati Sarnita dan Direktur Utama BAI Leonard Manurung berfoto bersama usai peninjauan smelter alumina Mempawah.

MEMPAWAH | StanvasNet- Jika sudah beroperasi, SGAR Mempawah diperhitungkan bisa memproduksi 1 juta ton alumina per tahun merupakan bahan baku 3.3 juta ton bauksit per tahun, ditargetkan akan mulai berproduksi pada tahun 2024 dan mencapai full kapasitas produksi pada 2025. 

 Demikian disampaikan management Borneo Alumina Indonesia (BAI) saat kunjungan Wakil Menteri BUMN Republik Indonesia Kartiko Wirjoatmodjo ketika meninjau pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah, Kalimantan Barat, (27/9) .

 Kunjungan tersebut merupakan langkah Kementerian BUMN dalam mendukung pelaksanaan proyek strategis nasional dalam memenuhi kebutuhan alumina di Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut,  Borneo Alumina Indonesia (BAI) menyampaikan pembangunan Smelter yang sudah dimulai proses pembangunannya sejak 2019 lalu saat ini sudah mencapai 68%, dengan target selesai pada tahun 2024.

 Proyek SGAR direncanakan menghubungkan mata rantai pasokan antara mineral bijih bauksit (Kalimantan Barat) dengan pabrik peleburan aluminium (Inalum).

Smelter Grade Alumina Refinery yang berada di Mempawah merupakan projek strategis yang dijalankan secara kolaborasi oleh Inalun dan Antam melalui anak usaha Inalum yaitu PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).

 SGAR Mempawah merupakan bagian dari aksi korporasi Inalum dalam menciptakan ekosistem industri aluminum yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Inalum berharap terus mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar cita-cita Indonesia bisa segera tercapai dan hilirisasi aluminium nasional cepat terwujud.

Hadir dalam kegiatan kunjungan tersebut Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID Dilo Seno Widagdo dan Direktur Utama PT Inalum Danny Praditya, Direktur Pengembangan Usaha Inalum Melati Sarnita dan Direktur Utama BAI Leonard Manurung.



Beberapa aksi korporasi lain yang dilakukan oleh Inalum dalam rangka peningkatan kapasitas produksi sebagai respon atas tingginya potensi pasar aluminium nasional yang saat ini memiliki permintaan hingga 1 juta ton.

 Proyek-proyek tersebut antara lain, Proyek upgrading teknologi tungku reduksi yang akan selesai pada tahun 2023, Optimalisasi Smelter Kuala Tanjung yang ditargetkan akan meningkatkan kapasitas produksi di tahun 2024-2025 dan Proyek Diversifikasi Aluminium Remelt IAA. (R1)


Share:

SMK I Airputih Ikat Kerjasama Dengan PT.INL KEK Sei Mangkei


 


BATUBARA StanvasNet | - PT. Industri Nabati Lestari (INL) KEK Sei Mangkei setujui kerja sama Kelas Industri dengan SMK Negeri 1 Air Putih. 

Kepada wartawan Kepala SMKN I Airputih Sulistio.S.Pd kepada wartawan, Selasa (26/8) menjelaskan, Senin (25/9) tim dari PT. Industri Nabati Lestari (INL) berkunjung ke SMKN I Airputih untuk menindak  lanjuti  permohonan SMK Negeri 1 Airputih untuk kerja sama Kelas Industri pada Program Keahlian Kimia Industri.

"  Kelas Industri ini adalah sebuah kelas khusus yang dibentuk oleh SMKN 1 Air Putih dan Industri (PT.INL) secara bersama-sama, untuk menghasilkan kompetensi yang dibutuhkan sebuah Industri," ujar Sulistio.

Dijelaskannya kelas ini akan diajarkan langsung oleh guru tamu dari Industri, dengan materi  teori, praktik dan K3. Bahkan siswa akan lakukan magang langsung ke INL,  lalu diuji kompetensinya  dan yang lulus akan disertifikasi oleh Industri tersebut.

" Alhamdulillah PT. INL sangat mendukung program kelas Industri ini dimana generasi bangsa bisa mendapat ilmu dari pengguna nya dan INL juga akan memiliki bank tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan Industri,"  ujar Manager QSKM Syamsul Bachrie .

 Staff Human Capital PT INL Selamat Priono  menambahkan, kerja sama ini bukan hanya di kelas Industri namun PT. INL juga bersedia mendukung untuk penyelarasan kurikulum, guru tamu, tempat prakerin, kunjungan industri bahkan guru magang apabila dibutuhkan.

 Sulstio menyampaikan apresiasi yang tinggi  kepada PT. INL dan juga tim dari sekolah yakni Wakasek Hubin Hendra Robertho Siregar, S.Kom, M.Pd, Kaprog Keahlian Kimia Industri Monica Maryance Tampubolon, M.Pd , karena memiliki tekad dan gebrakan sehingga terwujudnya kerja sama ini.

" Insyaallah bisa menjadi berkah untuk kita semua terkhusus anak2 kami lulusan SMKN 1 Air Putih ujar," Sulistio.



Diakhir kunjungan  tim dari PT.INL melihat langsung  Laboratorium Kimia Industri milik SMK yang menurut mereka sudah sesuai dari standart sebuah industri. ( R1)

Share:

Berdiri Dibawah Pohon Sawit, Nelayan Diringkus Pegang Sabu

 


BATUBARA| StanvasNet - SA, 42, warga Dusun 2 Desa Perupuk  Kec.Limapuluh Pesisir Kab.Batu Bara, bertekuk lutut setelah ditemukan petugas memiliki narkoba.

Kepada wartawan Kapolsek Limapuluh melalui Kanit Reskrim Ipda M. Siregar menjelaskan, Selasa (26/9)  sekira pukul 18.30 Unit Reskrim Polsek Limapuluh  melakukan penangkapan terhadap seorang pria yang diduga memiliki dan menguasai narkotika jenis Shabu shabu.

Dijelaskannya petugas mendapatkan informasi dari masyarakat yang layak di percaya, di bawah pohon sawit, tepat nya di Dusun 1 Desa Perupuk Kec.Limapuluh Pesisir Kab.Batu Bara, akan ada transaksi yang diduga narkotika jenis shabu.

"  Mendapat informasi tersebut unit Opsnal bersama saya  langsung menuju lokasi yang di maksud,  sekira pukul 18.30  sampai di tempat yang dimaksud dan langsung menggerebek ," ujar Siregar.

Ditempat itu ditemukan SA sedang memegang satu plastik klip kecil  yang diduga berisikan narkotika jenis Sabu ditangan kiri nya.

Saat di introgasi terduga pelaku mengakui narkotika jenis shabu tersebut adalah milik nya yang hendak dia pakai . selanjutnya terduga pelaku dan barang bukti diamankan  ke mako Polsek Limapuluh guna proses Selanjutnya.

Kepadanya disangkakan  dengan Pasal 112 Undang - undang  No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ( R1)

Share:

Sambang Desa Polsek Medang Deras, Ciptakan Suasana Kondusif

 




BATUBARA| StanvasNet- Polsek Medang Deras melalui Bhabinkamtibmas  Aiptu R. Rivai laksanakan binluh sambang desa  kepada masyarakat Desa Nenassiam Kec. Medang Deras Kab.Batu Bara,  ajak masyarakat dukung Polri dalam ciptakan situasi Kamtibmas di wilkum Polsek Medang Deras, Selasa (26/09/2023).

" Kita menghimbau kepada masyarakat  apabila ada melihat atau mengetahui permasalahan / kejadian sekecil apapun untuk memberikan informasi kepada Polri ( Polsek Medang Deras ) atau  Bhabinkamtibms yang bertugas di Desa / Kelurahan serta diingatkan  kepada masyarakat untuk mendukung Polri dalam menciptakan Kamtibmas sehingga   tercipta rasa aman di masyarakat karena situasi yang kondusif," ujar Rivai.

Kepada masyarakat  juga dihimbau untuk tidak mudah percaya dengan berita Hoax yang saat ini sering terjadi dengan maksud  membuat kegaduhan di masyarakat oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab. Termasuk dihimbau kepada masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri karena dilarang oleh hukum dan perundang- undangan. (R1)

Share:

Inalum Latih Pemuda Sekitar Perusahaan , Jadi Ahli Ketinggian K3

 


Ahli K3, Peserta pelatihan K3 yang diselenggarakan PT. Inalum antusias mempertahankan arahan instruktur.

BATUBARA| StanvasNet - PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum melakukan pelatihan K3 Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Ahli Ketinggian kepada pemuda sekitar pabrik peleburan.

Corporate Secretary Inalum Mahyaruddin Ende, Kepada wartawan, Rabu (20/9) mengatakan bahwa perusahaan secara konsiten meningkatkan sumber daya manusia sekitar perusahaan sebagai tanggung jawab perusahaan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. 

"Kami memberikan pelatihan ini sebagai usaha perusahaan dalam meningkatkan kompetensi SDM dalam hal K3 Ketinggian. Kami berharap, dengan adanya pelatihan ini, SDM-SDM terlatih akan memiliki kesempatan bekerja yang lebih luas di Indonesia,” ujar Mahyaruddin.

Pelatihan ini dilakukan oleh Inalum dikarenakan masih rendahnya kompetensi sdm dibidang ahli K-3 ketinggian, sedangkan kompetensi tersebut sangat dibutuhkan di dunia industri, maka dari itu dilaksanakan pelatihan K3 Ketinggian bekerjasama dengan Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI) Sumatera Utara. 

Persyaratan peserta adalah pendidikan minimal D3, sehat jasmani dan rohani, serta tidak takut ketinggian. Dalam program ini fasilitas yang diterima peserta antara lain; Materi Ahli K3 Ketinggian, Pratikum Instalasi dan Safety Penggunaan Scaffolding, Helm Safety, Baju Dan Rompi Safety, Sepatu Safety, dan Sarung Tangan. Setelah pelatihan selama kurang lebih 5 hari bersama ASTTI Sumut nantinya seluruh peserta akan diuji oleh assesor untuk mendapatkan sertifikat ahli K3 dari BNSP.(R1)

Share:

Gara Gara Utang Nginap Di Sel

 



Nginap Di Sel, Gara gara ditagih hutang BA nginap di sel Polsek Indrapura.


BATUBARA | StanvasNet - BA, 28,  warga Dusun Kenanga Desa Dewi Sri Kec. Laut tador Kab. Batu Bara,  diamankan Unit Reskrim Polsek Indrapura,  Selasa (19/9) malam, dalam kasus penganiayaan.

Kepada wartawan AKP Jonni H. Damanik, SH. MH, menjelaskan peristiwa penganiayaan yang dilakukan tersangka pada terhadap pelapor Hendri Riady Siringo Ringo,34, warga Dusun Anggrek Desa Dewi Sri Kec. Laut Tador, Pelapor hendak meminjam piring dirumah saksi Wira Nata Kesuma dan melihat tersangka Bayu Anggara di rumah saksi.

Kemudian pelapor mendatangi tersangka dan berkata " mana hutangmu"  dan tersangka menjawab "besok", lalu pelapor berkata "  Asik besok ke besok aja," setelah itu tersangka langsung mendorong dada pelapor dengan menggunakan tangan kanan, pelapor bergantian mendorong dada terlapor dengan menggunakan tangan kanan pelapor.

Lalu tersangka berupaya melepaskan pegangan tangan tersebut serta langsung memiting leher pelapor dengan menggunakan tangan kanan dari belakang pelapor dan mengantukkan kepala samping kiri kosen pintu sambil tersangka berkata "Mati Kau", sehingga jari kelingking sebelah kiri dan kepala sebelah mengalami luka serta leher pelapor mengalami sakit.

Atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan melaporkan ke polsek indrapura agar di proses sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia.(R1) 

Share:

Artikel

Labels

agama (8) anak (6) ATM (6) bahaya (4) baliho (2) banjir (3) Bawaslu (1) BBM (2) CSR (3) DPRD (1) Ekonomi (9) Haji (1) Inalum (103) Internasional (7) judi (1) Krimina (2) Kriminal (15) LGBT (1) lingkungan (5) mahasiswa (2) MUI (7) Narkoba (17) Nasional (42) Olahraga (7) pelestarian (4) pemil (1) pemilu (33) pemilu. (2) Pendidikan (8) Perda (6) polis (16) Polisi (310) Polisi. (4)