-->
Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan

Ikuti Apel Hari Lingkungan Hidup Sedunia Di Pantai Belacan, Kapolres Batubara Kutip Sampah

 


Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan bersama peserta upacara hari lingkungan hidup sedunia Kab. Batubara kumpulkan sampah di Pantai Belacan 



StanvasNet -  Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 dilaksanakan Forkopimda  Kabupaten Batubara

di Pantai Laksamana Kelurahan Bagan Arya, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara. Kamis (05/06). 

 Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Batubara H. Baharuddin Siagian, dihadiri Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan, dan pejabat lainnya.

Setelah menggelar upacara kegiatan dilanjutkan dengan melakukan aksi bersih sampah plastik bersama Forkopimda dan masyarakat di sepanjang Pantai Laksamana.

Dalam sambutannya Bupati Batubara membacakan kutipan pidato dari Menteri Lingkungan Hidup bahwa dalam Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini tidak hanya menjadi sekedar seremoni tahunan saja, melainkan panggilan moral, seruan aksi kolektif dan momentum penyadaran bersama. 

Tema kali ini "Hentikan Polusi Plastik" dan ini bukan hanya slogan tetapi menjadi wujud tanggung jawab kita menjawab tantangan utama ancaman planet yang meliputi perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati dan polusi (UNEP 2022). Ketiganya saling berkaitan dan polusi plastik adalah simbol sekaligus akibat dari cara hidup yang tidak berkelanjutan, ujarnya.

Di tingkat internasional, Indonesia membawa semangat lead by example. Di bulan Agustus, Indonesia akan hadir dalam Forum INC-5.2 di Jenewa, perundingan terakhir penyusunan konvensi global yang meningkat secara hukum untuk menghentikan polusi plastik.

Kegiatan ini dilaksanakan di Pantai Laksamana atau juga dikenal dengan nama Pantai Belacan dikarenakan pantai ini adalah salah satu objek wisata yang ada di Kabupaten Batubara yang harus dilestarikan. ( R1)

Share:

Inalum Jadi Narsum Uji Kompetensi Wartawan Bonapasogit

 



Nando Purba Vice President Operasi Bendungan dan PLTA PT.Inalum

StanvasNet| PT. Inalum  merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan  8 (delapan) turbin generator Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) difungsikan untuk peleburan aluminium di Kuala Tanjung Desa Sei Suka, Kab. Batubara, Provinsi Sumatra Utara.

Hal ini disampaikan Nando Purba Vice President Operasi Bendungan dan PLTA PT.Inalum saat jadi narasumber di Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 63 di Balige, Rabu (29/11/2023) oleh PWI Bonapasogit dengan wilayah tanggungjawabnya 4 (empat) kabupaten yakni Kabupaten Taput, Toba, Humbahas dan Kabupaten Samosir.

Lanjutnya, Inalum memiliki 3 (tiga) bendungan guna mengatur air Danau Toba untuk digunakan memutar generator turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). 

"Diantaranya bendungan yang berada di Siruar kecamatan Parmaksian digunakan untuk dibangkitkan 4 turbin Generator dengan pergenerator per turbinnya 71.5 MW dengan total kurang lebih 286 MW," ujar Nando.

Kemudian di Siguragura kembali ditampung, dengan membuat bendungan tangga, dengan kapasitas pembangkit 4 x 79,2 MW. Jadi dari kesimpulan total pembangkit tenaga air yang dihasilkan Inalum 603 MW.

"Inalum itu membangun saluran menara tower sebagai penghantar aliran listrik sepanjang kurang lebih 120 Km dengan memasang 271 menara transmisi melawati lembah dan pegunungan," pungkasnya.

Untuk diketahui, mencapai hasil sesuai ketetapan kebutuhan tetap dikondisikan pengaturannya. pengaturan yang dimaksud disini Inalum tetap melakukan kontrol debit permukaan Danau Toba, sesuai aturan yang ditetapkan Pemerintah kepada Inalum. 

Level minimum 9/02.04 meter untuk level terendahnya sampai 95/02 meter untuk  di permukaan air tertingginya, dengan mengatur kebutuhan smelter peleburan aluminium di Kula Tanjung.(R1)



Share:

Polres Batubara Bantu Air Bersih Untuk Warga Mekar Mulyo


 

Sumur bor bantuan Polres Batubara, kini bisa dinikmati warga Dusun VII Desa Mekar Mulyo.

BATUBARA | StanvasNet - Kesulitan air bersih yang dirasakan warga Dusun Vll Desa Mekar Mulio Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara, Jumat (15/09/2023) usai, setelah sumur bor bantuan Polres Batubara beroperasi.

Kapolres Batu Bara AKBP Jose D.C Fernandes S.I.K kepada wartawan mengatakan, bantuan sumur bor dan pompa air ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan khususnya Polres Batu Bara terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

"Semoga dengan bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga sekitar, sehingga tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan air bersih," ujar Jose.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kapolres Batu Bara diwakili Kabag SDM Kompol Elfrida Lumban Raja, SE, Kabag Log Kompol Rudi Siregar, SH, Kapolsek Labuhan Ruku AKP Riswanto, SH, Kepala Desa Mekar Mulio Bapak Romansyah, S.M Para Tokoh masyarakat Desa Mekar Mulio, Personil Polsek Labuhan Ruku Polres Batu Bara.

Kapolres Batu Bara AKBP Jose DC Fernandes, SIK. dalam Hal ini diwakili Oleh Oleh Plt Kasihumas IPTU Abdi Tansar, SH mengatakan dalam Sambutannya menyampaikan :“Penghormatan kepada tamu undangan yang hadir dalam acara bakti sosial polri, bahwa kami Kepolisian Republik Indonesia pada hari ini secara serentak melaksankan kegiatan bakti sosial polri,”

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan program wujud nyata dari komitmen Mabes Polri untuk pengadaan air bersih dan pengadaan air bersih ini nantinya bukan saja dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar yang membutuhkan,” ujar Plt Kasihumas.(R1)





Share:

Lahan ex PT Socfindo Diserahkan Pemkab Batu Bara ke BUMD

  


Lahan Ex HGU, Lahan  Pemkab Batubara ex HGU PT.Socfindo yang kini ditanami ubi.

BATUBARA | StanvasNet - Pengelolaan lahan ex HGU PT Socfindo kebun Tanah Gambus yang diperuntukkan menjadi lahan perkantoran Pemkab Batu Bara akhirnya terkuak sudah. 

Pasca jawaban Dirut BUMD PT Pembangunan Bahtra Berjaya Alexander Pasa lewat seluler Selasa (5/9/23),oleh Darman Divisi Investigasi sekaligus jurubicara Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) Kabupaten Batu Bara mengatakan, Sekitar akhir tahun 2022 lahan perkantoran Pemkab Batu Bara yang belum dipakai Pemkab Batu Bara telah diserahkan pengelolaannya ke BUMD Pembangunan Bahtra Berjaya namun tanpa batas waktu. 

Dikatakan Alexander, penyerahan tersebut melalui Sekdakab Batu Bara berisikan kerjasama pengelolaan aset Pemkab Batu Bara. Namun secara langsung hasilnya tidak masuk PAD. 

" Usai pengelolaan jatuh ke BUMD yang dipimpinnya, sebagian lahan yakni yang berada di belakang SMAN 1 Lima Puluh disewakan BUMD kepada pihak ketiga selama 1 tahun,Sedangkan hasil sewa lahan tersebut kita gunakan untuk menutupi biaya operasional BUMD", ucapnya. 

Sementara tanaman sawit yang ada dikelola BUMD. Untuk meningkatkan hasil maka Alexander mengaku pihaknya telah melakukan pemupukan. 

Dikarenakan tidak ada batas waktu pengelolaan BUMD mengalami kerugian. Pasalnya sebagian tanaman sawit yang telah di pupuk tiba-tiba ditumbang oleh Pemkab Batu Bara. 

Kendala yang dihadapi BUMD adalah banyaknya pencurian buah sawit oleh orang yang tidak diketahui. Dua kendala ini semakin membuat BUMD merugi.

Alexander mengungkapkan  ada juga lahan yang diusahai pihak lain seperti di belakang kantor DPRD dan dibelakang kantor Bupati yang sedang dibangun. Ketika ditanya  Alexander mengaku dirinya tidak mengetahui oknum yang mengusahainya. 

Alexander kembali menjelaskan dengan batas waktu pengelolaan yang tidak ditentukan maka pihak BUMD mengaku kesulitan mengelola.  BUMD khawatirnya tiba-tiba Pemkab Batu Bara meminta kembali lahan dimaksud sementara BUMD telah mengeluarkan biaya besar untuk  mengelolanya. 

Karena itu Alexander mengaku dirinya tidak tahu dan tidak tahu menahu lagi dengan tanaman sawit yang pengelolaannya diserahkan ke BUMD. 

Mirisnya dikatakan Alexander, sampai hari ini BUMD masih menanggung hutang sehingga terpaksa mencari dana dari pihak ketiga untuk mengelola tanaman sawit. 

Dilain pihak Ka Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Batu Bara Hakim melalui Kabid Aset Noval B Marpaung dikonfirmasi lewat seluler membenarkan penyerahan pengelolaan lahan perkantoran Pemkab Batu Bara ke BUMD. (R1)

Share:

Lestarikan Pantai Sejarah , Polres Batubara Tanam 1000 Bakau


 

Bibit Bakau; Kapolres Batubara AKBP Jose DC Fernandes bersama Bupati Batubara Ir Zahir menunjukkan bibit bakau yang akan ditanam di Pantai Sejarah, Perupuk. ( foto doc)


BATUBARA| StanvasNet: Peringatan HUT Ke-78 RI yang dirangkai dengan hari  Asean Ministerial Meeting On Tradisional Crime (AMMTC) ke-17, di Batubara dilakukan dengan penanaman bibit pohon bakau di Pantai Sejarah Desa Perupuk ,Kec. Limapuluh Pesisir,Kab. Batubara, Rabu (23/8).


Hadir dalam kesempatan itu Bupati Batu Bara Ir Zahir M.AP,  Kapolres Batu Bara AKBP Jose D.C.Fernandes SIk, Dandim 02/08 Asahan yang diwakili Kapten Zulpan, Danlanal Tanjung Balai Diwakili Danposal Tanjung Balai IPDA H Sembiring, Waka Polres Batu Bara Kompol Imam Alriyuddin, SH.MH, Plt Kapolsek Lima Puluh  IPTU Rihwanto, Ketua Kelompok tani Cinta Mangrove Azizi dan 150 orang warga setempat.



Penanaman bibit pohon jenis Rhyzopora itu bertema Lestarikan Penghijauan Sejak Dini, dipusatkan di kawasan pelestarian hutan bakau Pantai Sejarah.

Peringatan hari deklarasi AMMTC ke 17 adalah sebuah kesepakatan yang ditandatangani oleh Kepala Pemerintahan/Negara negara-negara pendiri ASEAN pada waktu itu, menyerukan intensifikasi kerja sama antar negara anggota dan dengan badan internasional terkait untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika dan peredaran gelap narkoba. (R1)



Share:

Artikel

Labels

agama (8) anak (6) ATM (6) bahaya (4) baliho (2) banjir (3) Bawaslu (1) BBM (2) CSR (3) DPRD (1) Ekonomi (9) Haji (1) Inalum (103) Internasional (7) judi (1) Krimina (2) Kriminal (15) LGBT (1) lingkungan (5) mahasiswa (2) MUI (7) Narkoba (17) Nasional (42) Olahraga (7) pelestarian (4) pemil (1) pemilu (33) pemilu. (2) Pendidikan (8) Perda (6) polis (16) Polisi (310) Polisi. (4)